Selamatkan Hutan Kami !!!

Desa kami adalah sebuah desa yang subur di kaki gunung Masurai yang hijau,segala macam tumbuhan dan tanaman hidup subur disini,suasana pegunungan yang sejuk dan asri membuat desa kami sangat menarik hati.

Rusa,kijang,kera,gajah,ular dan masih banyak yang lainnya,belum lagi di tambah berbagai jenis burung yang beraneka ragam warnanya.
Sangat luar biasa...!!!
Jika kalian bermimpi ingin melihat amazon yang indah,tak usah lah jauh jauh kesana,disini pun ada tempat seperti amazon, di desa kami di ujung indonesia,hutan hujan tropis yang basah,sangat berkelas sekali... disinilah tempatnya.

Harimau sumatera dan phyton betah tinggal di tempat ini,kami tak heran dan takjub melihat film film dokumenter yang disiarkan Geographic Chanel,karena kami dapat melihatnya secara nyata disini... hmmm... itu benar,aku tidak berbohong,sungguh!

Jika kalian datang kesini beberapa tahun yang lalu maka kalian pasti akan sangat kagum dengan semua yang kami miliki disini,
Namun sekarang semua keindahan itu telah hampir hilang,dan saya yakin jika tidak di lakukan penanganan yang maksimal,beberapa tahun lagi "paru paru dunia" di desa kami akan hilang dan tinggal cerita saja.

Beberapa tahun yang lalu,

Saat itu umur saya sekitar 6 tahun,beberapa orang datang dari daerah lain,mereka datang tanpa di undang,meminta lahan untuk menumpang bercocok tanam di desa kami, sebagai orang timur yang baik kami tentu saja mengizinkan mereka,di tambah lagi mereka meminta lahan yang jauh dari desa,yang saat itu bukan pilihan yang tepat menurut kami.

Waktu terus berlalu,
Para pendatang ini semakin banyak mendatangi desa kami,mereka paham betul cara bercocok tanam kopi yang baik.
Satu persatu berdatangan,menebangi hutan hijau kami,jumlah mereka semakin banyak dan tak terkontrol lagi,puluhan mobil datang setiap minggu membawa "imigran ilegal",tak ada data yang valid tentang mereka,tak ada kartu identitas,tak tercatat dalam buku besar warga desa kami.
.
Semakin hari semakin banyak,kami seperti terbangun dari mimpi,menyadari hutan kami yang hampir habis,bukit bukit hijau yang sejuk,kini berganti dengan kebun kebun kopi yang subur,seluas mata memandang hanya terlihat kebun kopi yang berbuah banyak.

Sekarang tinggallah Gunung masurai yang berdiri merana,menunggu waktu yang tidak akan lama,mungkin beberapa tahun lagi akan habis pula hutan dan flora dan fauna di dalamnya.

Sekarang kami kebingungan,
Dalam sektor ekonomi kami telah tertinggal jauh dari para pendatang baru,mereka tentu menghasilkan uang yang lebih banyak karena menanam kopi di hutan hutan yang jauh dan bertanah subur.
.
Berbagai upaya telah kami lakukan,kami telah mengadukan kepada Menteri Pertanian mengenai hal ini,namun tak ada tanggapan yang serius dari beliau,menurut kabar yang tersebar,bahwa di pusat pun banyak pejabat yang melindungi para pendatang gelap ini.

Sekarang kami bingung... melihat hutan hijau kami di rampas secara perlahan benar benar membuat hati saya menangis.

Sekian dulu cerita saya,... semoga kami segera menemukan solusi yang tepat untuk masalah ini...

Salam dari ujung Indonesia.

No comments

Powered by Blogger.