Nature
Desa Kami Yang Indah
.Sebagai seorang pemuda kampung yang jauh dari kota,pada awalnya saya sempat iri melihat orang lain yang lahir dan besar di kota.
Sering saya bertanya dalam hati kecil saya,kenapa saya tidak lahir di sebuah kota di eropa saja??
New York,Boston,Chichago,Paris,Milan,Inggris,atau setidaknya saya dapat lahir di Bali,atau kota kota lainnya,selain disini.
Lahir sebagai anak desa itu sangat banyak kekurangannya,sudah pasti!. Sebagai contohnya saya tentu akan ketinggalan berita tentang tekhnologi terbaru,ketika semua orang sudah menggunakan Handphone,kami tentu saja belum mengenalnya,ketika semua orang sudah menggunakan Komputer kami masih saja menggunakan mesin tik yang bising itu.Huhh... sangat ketinggalan zaman.
Tapi itu dulu,sekarang kamipun sudah bisa menggunakan alat alat canggih seperti itu,tapi tetap saja itu sudah sangat terlambat.Jika kalian melihat kampung kami beberapa tahun yang lalu,maka kalian akan berfikir bahwa lahir di tempat ini adalah sebuah kesialan,masa masa jalan akses ke ibukota kabupaten kami masih belum di perbaiki,sangat melelahkan!!!... mobil mobil angkutan yang tua tua itu rusak dimana saja,jalan jalan berlumpur yang kedalamannya seperti hendak menenggelam kan mobil,seringkali kami terpaksa tidur beberapa hari dalam perjalanan menuju ibukota kabupaten.
Namun itu juga dulu,sekarang jalan poros kampung kami sudah bagus,banyak terima kasih buat pemerintah negeri ini,namun diluar itu,tetap saja itu sudah sangat terlambat.
Itulah kampung kami,banyak sekali kekurangannya,jika Bill Gates atau para milyarder lain yang baik hati itu mencari orang miskin untuk di beri bantuan,maka ada baiknya menyambangi kampung saya,disini semua orang masih jauh dari kata makmur seperti pandangan kalian.
Mungkin saja hati anda akan tergugah.
Sedikit hal yang bisa saya banggakan dari kampung ini,seperti yang kalian ketahui,bahwa penduduk desa itu mempunyai jiwa sosial yang tinggi,disini sebuah senyuman akan mudah di jumpai,tak seperti di kota kalian yang sombong itu.
Di desa saya juga terdapat ait terjun yang tinggi dan indah sekali,alam yang masih asli dan hijau dan airnya yang jernih
.
Selain itu terdapat juga danau yang indah dibawah gunung hijau yang tinggi menjulang,hmmm... saya sangat menyukainya.
Ketika hari hari libur banyak orang orang dari kota yang datang ke desa kami,kadang ada juga para turis dari luar negeri yang berkunjung kesini, meereka bilang kalau kampung kami sangat indah dan sejuk...hahaha... sudah pasti pernyataan itu benar adanya.
Saya bangga menjadi anak desa kecil ini,desa dimana orang orang kota sangat menginginkannya,
Biarlah saya tidak tinggal di New York,Boston dan lain lain,karena di desa ternyata lebih indah dan menyenangkan...
Saya sudahi saja dulu,karena saya harus mengantar makan siang untuk ayah saya di sawah kami,lain waktu saya akan bercerita tentang air terjun dan danau alami di kampung kecil kami,,,
Salam dari Ujung Indonesia
Sering saya bertanya dalam hati kecil saya,kenapa saya tidak lahir di sebuah kota di eropa saja??
New York,Boston,Chichago,Paris,Milan,Inggris,atau setidaknya saya dapat lahir di Bali,atau kota kota lainnya,selain disini.
Lahir sebagai anak desa itu sangat banyak kekurangannya,sudah pasti!. Sebagai contohnya saya tentu akan ketinggalan berita tentang tekhnologi terbaru,ketika semua orang sudah menggunakan Handphone,kami tentu saja belum mengenalnya,ketika semua orang sudah menggunakan Komputer kami masih saja menggunakan mesin tik yang bising itu.Huhh... sangat ketinggalan zaman.
Tapi itu dulu,sekarang kamipun sudah bisa menggunakan alat alat canggih seperti itu,tapi tetap saja itu sudah sangat terlambat.Jika kalian melihat kampung kami beberapa tahun yang lalu,maka kalian akan berfikir bahwa lahir di tempat ini adalah sebuah kesialan,masa masa jalan akses ke ibukota kabupaten kami masih belum di perbaiki,sangat melelahkan!!!... mobil mobil angkutan yang tua tua itu rusak dimana saja,jalan jalan berlumpur yang kedalamannya seperti hendak menenggelam kan mobil,seringkali kami terpaksa tidur beberapa hari dalam perjalanan menuju ibukota kabupaten.
Namun itu juga dulu,sekarang jalan poros kampung kami sudah bagus,banyak terima kasih buat pemerintah negeri ini,namun diluar itu,tetap saja itu sudah sangat terlambat.
Itulah kampung kami,banyak sekali kekurangannya,jika Bill Gates atau para milyarder lain yang baik hati itu mencari orang miskin untuk di beri bantuan,maka ada baiknya menyambangi kampung saya,disini semua orang masih jauh dari kata makmur seperti pandangan kalian.
Mungkin saja hati anda akan tergugah.
Sedikit hal yang bisa saya banggakan dari kampung ini,seperti yang kalian ketahui,bahwa penduduk desa itu mempunyai jiwa sosial yang tinggi,disini sebuah senyuman akan mudah di jumpai,tak seperti di kota kalian yang sombong itu.
Di desa saya juga terdapat ait terjun yang tinggi dan indah sekali,alam yang masih asli dan hijau dan airnya yang jernih
.
Selain itu terdapat juga danau yang indah dibawah gunung hijau yang tinggi menjulang,hmmm... saya sangat menyukainya.
Ketika hari hari libur banyak orang orang dari kota yang datang ke desa kami,kadang ada juga para turis dari luar negeri yang berkunjung kesini, meereka bilang kalau kampung kami sangat indah dan sejuk...hahaha... sudah pasti pernyataan itu benar adanya.
Saya bangga menjadi anak desa kecil ini,desa dimana orang orang kota sangat menginginkannya,
Biarlah saya tidak tinggal di New York,Boston dan lain lain,karena di desa ternyata lebih indah dan menyenangkan...
Saya sudahi saja dulu,karena saya harus mengantar makan siang untuk ayah saya di sawah kami,lain waktu saya akan bercerita tentang air terjun dan danau alami di kampung kecil kami,,,
Salam dari Ujung Indonesia


No comments