Pelita Hati
Ikhlas,Menuntut atau meminta??
Selamat sore sobat semua... semoga hari ini menyenangkan ya..
Senang sekali rasanya masih dapat menulis di blog sederhana ini,semoga postingan kali ini bermanfaat ya...
Sebagai makhluk yang berakal,sebagai manusia kita akan selalu bersikap logis,semua yang kita lakukan selalu di dasari pada hukum hukum yang logis,tak ada yang salah dengan hal itu.
Bertahun tahun dalam hidup saya ,saya mempraktekan hal itu,saya selalu berusaha menampilkan yang terbaik,karena saya percaya bahwa kebaikan akan berbuah kebaikan pula.
lalu apa yang terjadi?
Semakin bertambah umur saya maka semakin bertambah keheranan saya pada hukum yang satu ini,sering dalam kehidupan saya ,saya malah merasa bahwa Tuhan memperlakukan saya secara tidak adil,
Ada banyak sekali pengalaman yang membuat saya semakin percaya akan hal itu,sering sekali saya mendapati hidup saya dalam kesialan yang berkepanjangan,banyak sekali pengalaman seperti itu yang saya alami,jika ada sendal yang hilang sepulang shalat Jum'at maka itu adalah sendal saya,jika ada terpeleset di lantai yang licin sehingga harus pulang karena pakaianmya penuh lumpur itu juga saya,... ada banyak sekali hal hal seperti itu yang menimpa saya,sepertinya ke apesan suka sekali berteman dengan saya,
Apa salah saya?
Bukankah saya telah berusaha bersikap baik pada orang lain?,dan bukankah seharusnya kebaikan saya di ganjar dengan keberuntungan, bukan kesialan yang tiada habisnya ini,mengapa tidak teman teman saya yang lain saja yang mengalaminya,padahal jika dilihat,mereka bukanlah orang orang yang lebih baik dari saya,sering saya lihat mereka melakukan hal hal yang "tidak terpuji",tapi tohh mereka baik baik saja.tak sial seperti saya.
Kadang saya berfikir untuk bersikap seperti mereka yang terlihat "arogan" dalam menjalani kehidupan,jujur saya katakan beberapa saat saya pernah tidak percaya bahwa kebaikan akan di balas kebaikan oleh Tuhan.
Bertahun tahun saya mencoba mememcahkan persoalan personal yang saya pendam sendiri ini,hingga akhirnya pada suatu saat bertemu dengan sahabat lama saya dan mendapatkan pencerahan.
Lanjutkan membaca
Senang sekali rasanya masih dapat menulis di blog sederhana ini,semoga postingan kali ini bermanfaat ya...
Sebagai makhluk yang berakal,sebagai manusia kita akan selalu bersikap logis,semua yang kita lakukan selalu di dasari pada hukum hukum yang logis,tak ada yang salah dengan hal itu.
Bertahun tahun dalam hidup saya ,saya mempraktekan hal itu,saya selalu berusaha menampilkan yang terbaik,karena saya percaya bahwa kebaikan akan berbuah kebaikan pula.
lalu apa yang terjadi?
Semakin bertambah umur saya maka semakin bertambah keheranan saya pada hukum yang satu ini,sering dalam kehidupan saya ,saya malah merasa bahwa Tuhan memperlakukan saya secara tidak adil,
Ada banyak sekali pengalaman yang membuat saya semakin percaya akan hal itu,sering sekali saya mendapati hidup saya dalam kesialan yang berkepanjangan,banyak sekali pengalaman seperti itu yang saya alami,jika ada sendal yang hilang sepulang shalat Jum'at maka itu adalah sendal saya,jika ada terpeleset di lantai yang licin sehingga harus pulang karena pakaianmya penuh lumpur itu juga saya,... ada banyak sekali hal hal seperti itu yang menimpa saya,sepertinya ke apesan suka sekali berteman dengan saya,
Apa salah saya?
Bukankah saya telah berusaha bersikap baik pada orang lain?,dan bukankah seharusnya kebaikan saya di ganjar dengan keberuntungan, bukan kesialan yang tiada habisnya ini,mengapa tidak teman teman saya yang lain saja yang mengalaminya,padahal jika dilihat,mereka bukanlah orang orang yang lebih baik dari saya,sering saya lihat mereka melakukan hal hal yang "tidak terpuji",tapi tohh mereka baik baik saja.tak sial seperti saya.
Kadang saya berfikir untuk bersikap seperti mereka yang terlihat "arogan" dalam menjalani kehidupan,jujur saya katakan beberapa saat saya pernah tidak percaya bahwa kebaikan akan di balas kebaikan oleh Tuhan.
Bertahun tahun saya mencoba mememcahkan persoalan personal yang saya pendam sendiri ini,hingga akhirnya pada suatu saat bertemu dengan sahabat lama saya dan mendapatkan pencerahan.
Lanjutkan membaca

No comments